Guru SMK N 1 Jabon Sidoarjo ikuti pelatihan komite pembelajaran SMK Pusat Keunggulan

Menindak lanjuti penerapan Sekolah Menengah Kejuruan sebagai program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan, Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri meneguhkan komitmen untuk selalu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Sekolah Menengah Kejuruan.

Salah satu upaya untuk mewujudkan komitmen tersebut adalah melalui dukungan penguatan pembelajaran paradigma baru di SMK PK, yang rencananya akan diterapkan di SMK Pusat Keunggulan pada tahun pembelajaran baru, termasuk SMK N 1  Jabon Sidoarjo

Penguatan pembelajaran paradigma baru di SMK N 1  Jabon Sidoarjo akan dimulai dengan pelatihan Komite Pembelajaran bagi guru-guru kejuruan, guru IPA/IPS dan guru Informatika yang dilaksanakan secara daring synchronous maupun asynchronous dengan menggunakan Learning Management System.

Pelatihan Komite Pembelajaran secara Daring

Pelatihan bagi guru-guru SMK N 1  Jabon Sidoarjo dilakukan secara Daring ,  dimulai sejak Hari Jum’at 11 Juni 2021 sampai dengan Selasa 22 Juni 2021 untuk guru project IPAS dan Informatika. Sementara untuk guru kejuruan akan dimulai pada Hari Jum’at 25 Juni 2021 sampai dengan Selasa 6 Juli 2021. Adapun pengimbasa pelatihan ini adalah dilaksanakannnya program IHT ( In House Trining)  bagi semua guru di SMKN 1 Jabon sesai dengan perencanaan Jadwal yang telah disusun .

IHT yang dilaksanakan secara Luring

Salah satu poin yang strategis bagi implementasi pembelajaran paradigma baru di  SMK N 1  Jabon Sidoarjo, sudah dimulai dan didukung oleh capaian pembelajaran serta kurikulum yang sudah ada.

Salah satu bidang yang telah dilakukan dalam rangka memberikan dukungan penguatan pembelajaran di SMK N 1  Jabon Sidoarjo adalah implementasi pembelajaran paradigma baru, untuk memastikan kesesuaian kompetensi peserta didik Kami sesuai dengan kebutuhan dunia usaha, dunia kerja dan industri.

Sasaran akhir yang ingin dicapai dalam pelaksanaan pelatihan ini adalah untuk mewujudkan keselarasan antara SMK dengan IDUKA, termasuk di SMK N 1  Jabon Sidoarjo yang telah berlabel Sekoalah Keunggulan

Untuk mewujudkan tujuan ini, ada delapan aspek link and match yang telah Kami upayakan baik bersama dengan rekan-rekan guru maupun teman-teman dari mitra Iduka yang telah menjalin kerjasama dengan Sekolah Kami, yaitu :

1. Kurikulum disusun bersama dengan Dunia Usaha dan Industri.

2. Pembelajaran diupayakan berbasis project riil dari Iduka

3. Peningkatan jumlah dan peran guru/instruktur dari industri

4. PKL minimal satu semester

5. Guru/Instruktur sesuai standar dan kebutuhan IDUKA.

6. Guru/Instruktur memahami teknologi dengan latihan rutin

7. Menggalakkan Teaching Factory berdasarkan kebutuhan riil industri

8. Komitmen serapan lulusan oleh Iduka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *