SMK Negeri 1 Jabon menjadi tempat pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas)
melalui Pelatihan Integrasi Internet of Things (IoT) untuk Smart Farming bagi siswa Jurusan Teknik Elektronika Industri (TEI).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung sektor pertanian yang semakin berkembang.

Kegiatan Abmas tersebut dipimpin oleh Dr. Suwito, S.T., M.T., selaku Kepala Pusat Unggulan IPTEK (PUI) Sistem Kontrol Otomotif, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Kehadiran tim dari ITS memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh wawasan dan pengalaman langsung mengenai penerapan teknologi IoT dalam bidang pertanian.

Melalui pelatihan ini, siswa Jurusan TEI diperkenalkan pada konsep pertanian cerdas yang memanfaatkan perangkat dan sistem berbasis IoT untuk membantu melakukan pemantauan serta pengelolaan kondisi lingkungan pertanian.
Integrasi teknologi tersebut menjadi salah satu contoh penerapan kompetensi elektronika dan sistem kontrol dalam menyelesaikan kebutuhan di kehidupan nyata.
Kepala SMKN 1 Jabon Nur Faridah Ilmianah dalam sambutannya, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga mendorong siswa untuk mengenal bagaimana teknologi dapat dikembangkan menjadi solusi yang lebih efektif, efisien, dan tepat guna.

Hal ini sejalan dengan karakter pendidikan vokasi yang menekankan keterampilan, praktik, pemecahan masalah, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi.
Bagi siswa Jurusan TEI di SMKN 1 Jabon, kegiatan Abmas ini menjadi pengalaman berharga untuk memperluas wawasan di luar pembelajaran reguler.

Siswa didorong untuk melihat bahwa kompetensi elektronika dapat diterapkan pada berbagai bidang, termasuk pertanian dan teknologi berbasis otomasi.
Kolaborasi dengan ITS melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pendidikan vokasi dan perguruan tinggi sekaligus membuka peluang pengembangan pembelajaran berbasis teknologi.
Melalui kegiatan tersebut, SMKN 1 Jabon terus mendorong lahirnya siswa yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja serta perkembangan teknologi di masa depan(*)